Senin, 03 Oktober 2016

Softskill Statistika 2KB05 Pertemuan I

Download PDF nya Disini




  • Rata Rata (mean)

  • Median

  • Modus

Modus dari data di atas adalah usia 41-50 karena frekuensi paling tinggi

  • Jangkauan Wilayah

Data terbesar = 17
Data terendah = 1
Range = 17 – 1 = 16


  • Ragam

  • Simpangan Baku













Rabu, 20 April 2016

RAGAM BAHASA INDONESIA

A. Pengertian Ragam Bahasa
Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara. Ragam bahasa yang oleh penuturnya dianggap sebagai ragam yang baik , yang biasa digunakan di kalangan terdidik, di dalam karya ilmiah (karangan teknis, perundang-undangan), di dalam suasana resmi, atau di dalam surat menyurat resmi (seperti surat dinas) disebut ragam bahasa baku atau ragam bahasa resmi.
Menurut Dendy Sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tak baku. Dalam situasi remi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tak resmi, seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa baku. 
     B.  Macam – macam ragam bahasa

1.    Ragam Bahasa Indonesia berdasarkan media
Di dalam bahasa Indonesia disamping dikenal kosa kata baku Indonesia dikenal pula kosa kata bahasa Indonesia ragam baku, yang sering disebut sebagai kosa kata baku bahasa Indonesia baku. Kosa kata baku bahasa Indonesia, memiliki ciri kaidah bahasa Indonesia ragam baku, yang dijadikan tolak ukur yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan penutur bahasa Indonesia, bukan otoritas lembaga atau instansi didalam menggunakan bahasa Indonesia ragam baku. Jadi, kosa kata itu digunakan di dalam ragam baku bukan ragam santai atau ragam akrab. Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan digunakannya kosa kata ragam baku di dalam pemakian ragam-ragam yang lain asal tidak mengganggu makna dan rasa bahasa ragam yang bersangkutan.
Suatu ragam bahasa, terutama ragam bahasa jurnalistik dan hukum, tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan bentuk kosakata ragam bahasa baku agar dapat menjadi panutan bagi masyarakat pengguna bahasa Indonesia. Perlu diperhatikan ialah kaidah tentang norma yang berlaku yang berkaitan dengan latar belakang pembicaraan (situasi pembicaraan), pelaku bicara, dan topik pembicaraan (Fishman ed., 1968; Spradley, 1980). Ragam bahasa Indonesia berdasarkan media dibagi menjadi dua yaitu :
          a) Ragam bahasa lisan
Adalah ragam bahasa yang diungkapkan melalui media lisan, terkait oleh ruang dan waktu sehingga situasi pengungkapan dapat membantu pemahaman. Ragam bahasa baku lisan didukung oleh situasi pemakaian. Namun, hal itu tidak mengurangi ciri kebakuannya. Walaupun demikian, ketepatan dalam pilihan kata dan bentuk kata serta kelengkapan unsur-unsur  di dalam kelengkapan unsur-unsur di dalam struktur kalimat tidak menjadi ciri kebakuan dalam ragam baku lisan karena situasi dan kondisi pembicaraan menjadi pendukung di dalam memahami makna gagasan yang disampaikan secara lisan. Pembicaraan lisan dalam situasi formal berbeda tuntutan kaidah kebakuannya dengan pembicaraan lisan dalam situasi tidak formal atau santai. Jika ragam bahasa lisan dituliskan, ragam bahasa itu tidak dapat disebut sebagai ragam tulis, tetapi tetap disebut sebagai ragam lisan, hanya saja diwujudkan dalam bentuk tulis. Oleh karena itu, bahasa yang dilihat dari ciri-cirinya tidak menunjukkan ciri-ciri ragam tulis, walaupun direalisasikan dalam bentuk tulis, ragam bahasa serupa itu tidak dapat dikatakan sebagai ragam tulis. Ciri-ciri ragam lisan :
1    -  Memerlukan orang kedua/teman bicara;
2    - Tergantung situasi, kondisi, ruang & waktu;
      -Hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh.
            - Berlangsung cepat;
            -  Sering dapat berlangsung tanpa alat bantu;
            - Kesalahan dapat langsung dikoreksi;
     -Dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik wajah serta intonasi.
    Yang termasuk dalam ragam lisan diantaranya pidato, ceramah, sambutan, berbincang-bincang, dan masih banyak lagi. Semua itu sering digunakan kebanyakan orang dalam kehidupan sehari-hari, terutama ngobrol atau berbincang-bincang, karena tidak diikat oleh aturan-aturan atau cara penyampaian seperti halnya pidato ataupun ceramah.
     b) Ragam bahasa tulis
Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.
Contoh dari ragam bahasa tulis adalah surat, karya ilmiah, surat kabar, dll. Dalam ragam bahsa tulis perlu memperhatikan ejaan bahasa indonesia yang baik dan benar. Terutama dalam pembuatan karya-karya ilmiah.
Ciri Ragam Bahasa Tulis :
1    -Tidak memerlukan kehadiran orang lain.
2     - Tidak terikat ruang dan waktu
3.      Kosa kata yang digunakan dipilih secara cermat
4.       Pembentukan kata dilakukan secara sempurna,
5.      Kalimat dibentuk dengan struktur yang lengkap, dan
6.      Paragraf dikembangkan secara lengkap dan padu.
7.      Berlangsung lambat
8.      Memerlukan alat bantu


2.      Ragam Bahasa Berdasarkan Penutur

a.       Ragam Bahasa Berdasarkan Daerah (logat/diolek)
Luasnya pemakaian bahasa dapat menimbulkan perbedaan pemakaian bahasa. Bahasa Indonesia yang digunakan oleh orang yang tinggal di Jakarta berbeda dengan bahasa Indonesia yang digunakan di Jawa Tengah, Bali, Jayapura, dan Tapanuli. Masing-masing memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Misalnya logat bahasa Indonesia orang Jawa Tengah tampak pada pelafalan “b” pada posisi awal saat melafalkan nama-nama kota seperti Bogor, Bandung, Banyuwangi, dan lain-lain. Logat bahasa Indonesia orang Bali tampak pada pelafalan “t” seperti pada kata ithu, kitha, canthik, dll.
b.      Ragam Bahasa berdasarkan Pendidikan Penutur
Bahasa Indonesia yang digunakan oleh kelompok penutur yang berpendidikan berbeda dengan yang tidak berpendidikan, terutama dalam pelafalan kata yang berasal dari bahasa asing, misalnya fitnah, kompleks,vitamin, video, film, fakultas. Penutur yang tidak berpendidikan mungkin akan mengucapkan pitnah, komplek, pitamin, pideo, pilm, pakultas. Perbedaan ini juga terjadi dalam bidang tata bahasa, misalnya mbawa seharusnya membawa, nyari seharusnya mencari. Selain itu bentuk kata dalam kalimat pun sering menanggalkan awalan yang seharusnya dipakai.
c.       Ragam bahasa berdasarkan sikap penutur
Ragam bahasa dipengaruhi juga oleh setiap penutur terhadap kawan bicara (jika lisan) atau sikap penulis terhadap pembawa (jika dituliskan) sikap itu antara lain resmi, akrab, dan santai. Kedudukan kawan bicara atau pembaca terhadap penutur atau penulis juga mempengaruhi sikap tersebut. Misalnya, kita dapat mengamati bahasa seorang bawahan atau petugas ketika melapor kepada atasannya. Jika terdapat jarak antara penutur dan kawan bicara atau penulis dan pembaca, akan digunakan ragam bahasa resmi atau bahasa baku. Makin formal jarak penutur dan kawan bicara akan makin resmi dan makin tinggi tingkat kebakuan bahasa yang digunakan. Sebaliknya, makin rendah tingkat keformalannya, makin rendah pula tingkat kebakuan bahasa yang digunakan.
Bahasa baku dipakai dalam :
1.        Pembicaraan di muka umum, misalnya pidato kenegaraan, seminar, rapat dinas memberikan kuliah/pelajaran.
2.        Pembicaraan dengan orang yang dihormati, misalnya dengan atasan, dengan guru/dosen, dengan pejabat.
3.        Komunikasi resmi, misalnya surat dinas, surat lamaran pekerjaan, undang-undang.
4.        Wacana teknis, misalnya laporan penelitian, makalah, tesis, disertasi.

3.      Ragam Bahasa menurut Pokok Pesoalan atau Bidang Pemakaian

Dalam kehidupan sehari-hari banyak pokok persoalan yang dibicarakan. Dalam membicarakan pokok persoalan yang berbeda-beda ini kita pun menggunakan ragam bahasa yang berbeda. Ragam bahasa yang digunakan dalam lingkungan agama berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam lingkungan kedokteran, hukum, atau pers. Bahasa yang digunakan dalam lingkungan politik, berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam lingkungan ekonomi/perdagangan, olah raga, seni, atau teknologi. Ragam bahasa yang digunakan menurut pokok persoalan atau bidang pemakaian ini dikenal pula dengan istilah laras bahasa.
Perbedaan itu tampak dalam pilihan atau penggunaan sejumlah kata/peristilahan/ungkapan yang khusus digunakan dalam bidang tersebut, misalnya masjid, gereja, vihara adalah kata-kata yang digunakan dalam bidang agama. Koroner, hipertensi, anemia, digunakan dalam bidang kedokteran. Improvisasi, maestro, kontemporer banyak digunakan dalam lingkungan seni. Kalimat yang digunakan pun berbeda sesuai dengan pokok persoalan yang dikemukakan. Kalimat dalam undang-undang berbeda dengan kalimat-kalimat dalam sastra, kalimat-kalimat dalam karya ilmiah, kalimat-kalimat dalam koran atau majalah dan lain-lain.

BAB II
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara. Dalam konteks ini ragam bahasa meliputi bahasa lisan dan bahasa baku tulis. Pada ragam bahasa baku tulis diharapkan para penulis mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta menggunakan Ejaan bahasa yang telah Disempurnakan (EYD), sedangkan untuk ragam bahasa lisan diharapkan para warga negara Indonesia mampu mengucapkan dan memakai bahasa Indonesia dengan baik serta bertutur kata sopan sebagaimana pedoman yang ada.
           B. Saran
Sebagai warga negara Indonesia, sudah seharusnya kita semua mempelajari ragam bahasa yang kita miliki, kemudian mempelajari dan mengambil hal-hal yang baik, yang dapat kita amalkan dan kita pakai untuk berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.



                                

Selasa, 05 Januari 2016

11 Daftar Penyakit Mengerikan Akibat Terlalu Lama Menggunakan Smartphone

Harga HP Android bervariasi, mulai dari harga murah hingga harga yang mahal. Kebanyakan smartphone yang beredar saat ini berbasis sistem operasi Android. HP Android murah yang menyasar pengguna kelas entry-level biasanya didominasi oleh produsen smartphone lokal, seperti Smartfren, Nexian, Mito, dan Evercoss. Sementara HP Android mahal untuk pengguna kelas menengah ke atas biasanya dipegang oleh merk-merk ternama, seperti Samsung, LG, Sony, HTC, Xiaomi, Asus, dan Oppo.
Dengan bervariasinya harga HP Android tersebut, masyarakat dapat dengan mudah memiliki smartphone. Mulai dari kalangan anak-anak, dewasa, pekerja, atau orang tua. Seperti kita ketahui, smartphone saat ini sudah menjadi kebutuhan hidup yang tidak bisa dipisahkan. Kemana pun kita pergi, biasanya smartphone tidak pernah ketinggalan, bahkan di saat kita mau tidur sekali pun. Namun, tahukah kamu bahwa dengan berlama-lama menggunakan smartphone memiliki dampak negatif bagi kesehatan tubuh kita? Nah dalam kesempatan kali ini kami menyajikan beberapa dampak negatif akibat berlama-lama menggunakan smartphone.bahaya smartphone 1

Dampak Negatif Menggunakan Smartphone

1. Penglihatan terganggu

Dengan berlama-lama melihat layar smartphone bisa mengakibatkan penglihatan kita terganggu. Dalam dunia kedokteran gangguan penglihatan ini disebut Computer Vision Syndrome (CVS) dengan gejala mata kering karena jarang berkedip. Untuk mencegahnya, kurangi durasi memandangi layar smartphone, hindari menggunakan smartphone di tempat gelap yang memicu otot dan syaraf mata bekerja lebih berat, atau tidak menggunakan smartphone dalam posisi miring atau sambil tiduran.

2. Pandangan Kabur

Lama memandangi layar smartphone membuat otot mata menjadi tegang. Otot mata yang tegang biasanya tidak mampu fokus dengan cepat pada jarak yang berbeda. Kondisi ini biasa disebut Blurry Vision. Mengatasinya, jika kamu habis memandangi layar smartphone yang cukup lama, pejamkan mata terlebih dahulu sebelum sekitar 10 detik sebelum memandang ke arah yang berbeda.

3. Sakit Kepala

Akibat posisi leher yang salah dan otot mata yang tegang karena sering melihat layar smartphone bisa juga menimbulkan sakit kepala. Selain itu, kemungkinan terburuknya dapat mengakibatkan rabun jauh. Untuk meminimalisir kemungkinan buruk tersebut bisa dengan istirahat yang cukup, kurangi melihat layar smartphone dalam waktu lama, usahakan jarak mata terhadap smartphone tidak terlalu dekat (kurang dari 20 cm).

4. Kelainan Postur Tubuh

Menggunakan smartphone berlama-lama dengan posisi badan tidak benar dapat mengakibatkan kelainan postur tubuh. Misalnya menggunakan smartphone sembari duduk dengan posisi tulang belakang terlalu membungkuk ke depan. Kelainan postur tubuh atau penyakit degeneratif ini biasanya banyak ditemui pada usia lanjut, sekitar 40 hingga 50 tahun ke atas.
bahaya smartphone 3

5. Gangguan Pendengaran

Selain digunakan untuk bermain game, browsing, atau media sosial, smartphone juga digunakan untuk memutar musik dengan earphone. Mendengarkan musik menggunakan earphone dengan volume speaker terlalu tinggi bisa mengakibatkan pendengaran terganggu. Mendengarkan musik dengan volume kencang biasanya dilakukan saat mengendarai motor atau di tempat keramaian.

6. Mengganggu Tidur

Keasyikan browsing, media sosial, chatting, atau bermain game biasanya berlanjut hingga larut malam. Hal ini tentunya waktu untuk tidur dan istirahat menjadi berkurang. Suara "ting" dari notifikasi pesan masuk di ponsel juga bisa membuat kualitas tidur menjadi terganggu. Kurangnya istirahat secara terus-menerus dapat membuat ketahanan tubuh menjadi berkurang, akhirnya gampang terserang penyakit. Untuk itu, matikan smartphone saat menjelang tidur agar dapat istirahat dengan tenang.

7. Mengurangi Produktivitas

Selain untuk komunikasi, smartphone sejatinya dapat menunjang produktivitas penggunanya dalam kehidupan sehari-hari, seperti menerima dan membalas email, browsing internet, membuat dokumen tulisan, dan lain sebagainya. Namun lain halnya jika smartphone hanya digunakan untuk media sosial (Facebook, Twitter, Path, Instagram, dll) dan bermain game. Apalagi jika bermain game hingga lupa waktu seperti bermain Clash of Clans misalnya. Bisa dipastikan produktivitas kamu bisa berkurang karena tidak sempat lagi mengerjakan hal lain yang lebih produktif.

8. Merusak Otak

Sejauh ini memang dampak buruk dari radiasi ponsel terhadap kesehatan tubuh masih menjadi kontroversi. Namun beberapa penelitian mengatakan bahwa radiasi ponsel dapat memicu tumbuhnya tumor otak dan penyakit insomnia. Yang paling banyak dialami saat ini adalah menatap ponsel berlama-lama dapat menyebabkan rasa mual dan sakit kepala.

9. Menimbulkan Kecanduan

Berkat perkembangan teknologi terus meningkat membuat smartphone dapat melakukan banyak fungsi. Kamu dapat dengan mudah menerima dan membalas e-mail, chatting, berselancar di internet, menonton video, mendengarkan musik, bermain game, atau berinteraksi di media sosial. Kemudahan-kemudahan ini disinyalir dapat menimbulkan kecanduan sehingga hampir setiap menit kita bisa mengecek ponsel apakah ada pesan masuk atau tidak. Penelitian yang dilakukan tim dari Rutgers University menyebutkan, untuk menyembuhkan pecandu smartphone, terapi yang digunakan sama seperti terapi untuk pecandu narkoba.bahaya smartphone 2

10. Susah Tidur

Layar smartphone cenderung mengeluarkan cahaya biru, entah benar atau tidak warna biru tersebut diduga dapat mengganggu hormon manusia untuk tidur. Mengurangi kecerahan layar smartphone saat menggunakannya di malam hari bisa jadi mengurang resiko susah tidur kamu.

11. Kurang Peduli Terhadap Lingkungan Sekitar

Pada saat menggunakan smartphone, biasanya hampir seluruh konsentrasi pikiran kita tertuju pada smartphone dan tanpa memedulikan keaadaan sekitar. Parahnya lagi, banyak orang yang menggunakan smartphone pada saat mengendarai mobil atau motor, saat menyebrang jalan, atau menaiki eskalator yang dapat menimbulkan bahaya terhadap pengguna smartphone ini sendiri.

Jangan Mengganti Format Flashdisk Jadi NTFS!

Jangan Format Flashdisk Kamu Jadi FAT32 Jika..

Apabila kamu belum menyadari, semua Flashdisk yang selama ini kita jumpai memiliki format partisi yang sama. Perangkat penyimpanan portable tersebut menggunakan FAT32 sebagai format partisi standarnya. Mengapa demikian? Bukankah FAT32 merupakan format partisi yang sudah tua dan masih banyak jenis partisi yang lebih modern?
format-partisi-flashdisk-1
Jawabannya ialah karena Flashdisk merupakan media penyimpanan yang memang sering digunakan untuk beragam perangkat dan sistem operasi. Dikarenakan FAT32 adalah jenis partisi yang sudah lama hadir, maka perangkat dan sistem operasi yang compatible dengan partisi tersebut akan lebih banyak dibandingkan dengan yang lain.
Akan tetapi, permasalahan mulai muncul ketika kamu harus menyalin file-file yang berukuran di atas 4 GB, seperti contohnya file ISO, installer game tunggal, file kompresi, dan lain-lain. FAT32 tidak dapat menyimpan file-file besar dengan ukuran di atas 4 GB tersebut. Walaupun Flashdisk kamu memiliki ukuran penyimpanan hingga 16 GB pun, file berukuran besar itu tidak dapat disimpan.
Maka dari itu, jenis partisi NTFS hadir untuk menyelesaikan masalah yang sudah umum terjadi itu. NTFS hampir tidak memiliki batasan dalam ukuran penyalinan file tunggal. Ia bahkan dilengkapi dengan fitur kuota hingga keamanan yang lebih baik.

Tapi, Jangan Format Flashdisk Kamu Jadi NTFS Jika..

Nah tapi, pasti kamu akan mengalami masalah yang cukup merepotkan apabila kamu sering beraktivitas menggunakan beragam perangkat dan beragam sistem operasi. Ini dikarenakan NTFS adalah format partisi yang masih tergolong baru dan belum banyak perangkat yang mendukung. Jangankan perangkat portable lainnya, sistem operasi seperti Mac OS bahkan tidak dapat menulis ke perangkat dengan format partisi NTFS.
format-partisi-flashdisk-2
Jadi, kamu perlu memperhatikan perilaku sehari-hari ya. Jika kamu sadar bahwa kamu sering meng-copy file dengan ukuran yang besar, maka NTFS bisa menjadi pilihan yang tepat. Akan tetapi, jika kamu membutuhkan Flashdisk dengan kompatibilitas yang tinggi, maka jenis partisi FAT32 masih menjadi pilihan utama untuk kamu.
Untuk info lengkap mengenai perbandingan kompatibilitas dari masing-masing partisi, kami juga dapat tabel yang telah disusun oleh tim How-to Geek nih.
format-partisi-flashdisk-3

Fungsi Event dan Properti pada VB 6.0



1.Apa itu Project dalam Visual Basic6.0 ?
ans :Suatu Bentuk file yang telah dimiliki oleh Visual basic 6.0 itu sendiri

2.Bagaimana Sejarah Visual basic versi 1.0?
ans :20 Mei 1991 Microsoft merilis Visual Basic versi 1.0 untuk Windows di Windows World 1991,
Atlanta, Amerika Serikat. Programmer dapat membuat antar muka pengguna dengan mudah.
Pembuatan aplikasi bisa lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Kode ditulis oleh programmer untuk memberikan aksi terhadap Event dari pengguna.

3.Bagaimana Sejarah Visual basic versi 2.0?
ans : 1 September 1992: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic for MS-DOS® dalam edisi Standard dan Professional.
Seperti Visual Basic untuk Windows, versi ini mengkombinasikan kemudahan pendisainan secara grafis dengan
kekuatan dan keunggulan dalam banyak hal di pemrograman tradisional.

4.Bagaimana Sejarah Visual basic versi 3.0?
ans :14 Mei 1993: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 3.0 untuk edisi Standard dan Professional.
Versi 3.0 menyediakan kemudahan akses ke berbagai sumber data yang banyak dengan mengintegrasikan mesin
database Microsoft Access Database for Windows 1.1 dan kemampuan di bidang aplikasi melalui Object Linking and Embedding (OLE) 2.0.

5.Bagaimana Sejarah Visual basic versi 4.0?
ans :29 Juni 1993: Microsoft mengumumkan bahwa Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) akan diintegrasikan ke dalam
Microsoft Excel 5.0 dan Microsoft Project 4.0. Visual Basic akan melayani bahasa Macro yang umum di versi yang akan datang
dari aplikasi-aplikasi untuk Windows dan Macintosh

6.Bagaimana Sejarah Visual basic versi 5.0?
ans :3 Februari 1997: Microsoft membuka sistem pemrograman Visual Basic versi 5.0, Edisi Professional — tool versi terakhir
yang paling terkenal di dunia untuk membangun aplikasi yang tangguh (Rapid Application Development RAD) tool. Fitur-fitur Visual Basic
versi 5.0 terdiri dari sejumlah performansi yang signifikan dan peningkatan produktivitas yang akan membuat para pengembang lebih efisien
dan fleksibel serta cepat dalam memberikan solusi bagi pengguna akhir.

7.Bagaimana Sejarah Visual basic versi 6.0?
ans :15 Juni 1998: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 6.0, dan dimasukkan ke dalam Microsoft Visual Studio® versi 6.0.
Fitur-fitur Visual Basic versi 6.0 menyediakan pengaksesan data secara terintegrasi dan bersifat grafis ke sumber data (data source)
ODBC atau OLE DB manapun, dan perangkat tambahan database yang didisain untuk database Oracle dan Microsoft SQL Server™.

8.Apakah Defenisi Visual Basic ?
ans :definisi dari Visual Basic itu sendiri? Kata “Visual” merujuk kepada metode yang digunakan untuk membuat antar muka yang bersifat grafis Graphical User Interface (GUI).
Kata “Basic” merujuk kepada bahasa BASIC (Beginners All-Purpose Symbolic Instruction Code), sebuah bahasa yang digunakan oleh banyak programmer
dibandingkan dengan bahasa lainnya dalam sejarah komputer. Visual Basic telah berubah dari bahasa asli BASIC dan sekarang memiliki ratusan pernyataan (statements),
fungsi (functions), dan kata kunci (keywords), dan kebanyakan di antaranya terkait dengan antar muka grafis di Windows.

9.Apa Yang dimaksud dengan Object pada Visual Basic?
ans :Objek merupakan suatu kombinasi dari kode dan data yang dapat diperlakukan sebagai satu kesatuan.
Suatu Objek dapat merupakan bagian dari aplikasi seperti suatu kontrol atau suatu form.
Secara keseluruhan dari aplikasi dapat juga berupa suatu objek.

10.Apa fungsi Properti Enabled dan Visible dlm Visual Basic ?
ans : Pada defaultnya semua control dan form adalah Enabled dan Visible. Anda dapat menyembunyikan suatu kontrol dengan
menggunakan properti Visible = False. Kontrol yang properti Enabled = False tidak dapat diakses oleh pemakai, tetapi dapat diakses secara kode.

11.Apa fungsi Properti TabStop dan TabIndex dlm Visual basic ?
ans : Suatu kontrol yang dapat menerima fokus input memiliki properti TabStop. Kontrol yang memiliki properti TabStop juga memiliki properti TabIndex.
Properti TabStop menentukan apakah suatu kontrol dapat menerima fokus pada penekanan tombol Tab oleh pemakai, defaultnya adalah true, sedangkan properti
TabIndex menentukan urutan fokus pada saat pemakai menekan Tab.

12.Apa fungsi Properti Tag pada Visual Basic ?
ans :Semua kontrol mendukung properti Tag, tanpa kecuali, karena properti ini disediakan oleh Visual Basic, bukan oleh kontrol. Properti Tag digunakan
sebagai kontainer untuk bagi data dari kontrol yang anda ingin simpan (misalnya anda dapat mengunakannya untuk menyimpan nilai awal dari textbox,
sehingga pemakai dapat melakukan Undo dengan mengembalikan nilai awal tersebut dari properti Tag).

13.Apa fungsi Metode SetFocus pada Visual Basic ?
ans :Metode ini memindahkan fokus input ke kontrol tertentu. Sesuatu masalah yang sering terjadi adalah metode ini akan menyebabkan error ketika
diterapkan pada kontrol yang sedang di Disable atau dalam keadaan Invisible. Untuk menhindari hal ini, metode SetFocus jangan digunakan pada bagian Form Load.

14.Apa fungsi Metode ZOrder pada Visual Basic ?
ans :Metode ZOrder memberikan efek tampilan kontrol yang saling menimpa. Anda menggunakan metode ini untuk memindahkan kontrol keatas kontrol yang lain.

15.Apa fungsi Event GotFocus dan LostFocus pada visual Basic ?
ans :GotFocus dibangkitkan ketika kontrol menerima fokus, dan LostFocus dibangkitkan ketika fokus meninggalkannya dan beralih ke kontrol lain.
Pada awalnya event ini banyak digunakan untuk mekanisme validasi ketika kontrol kehilangan fokus. Pada Visual Basic 6 telah diperkenalkan suatu
event Validate event, yang lebih sesuai untuk masalah yang sama.

16.Apa fungsi Event KeyPress pada Visual Basic?
ans :KeyPress (Visual Basic menterjemahkan tombol ke numerik ANSI code)

17.Apa fungsi Event KeyDown, pada Visual Basic ?
ans : KeyDown (ketika pemakai menekan tombol)

18.Apa fungsi Event KeyUp pada Visual Basic ?
ans :KeyUp (ketika pemakai melepas tombol)

19.Apa itu form Pada Visual Basic ?
ans :Form merupakan objek pertama yang anda hadapi begitu membuat suatu project dan merupakan tempat kita membentuk user interface.
Pada form kita dapat menanamkan berbagai Kontrol seperti label, textbox, combobox, listbox, optionbutton, dll.

20.Struktur kode pada form terdapat General Declaration, apa fungsinya ?
ans : General Declaration digunakan untuk deklarasi Option Explicit, Option Base, Type, dan variabel yang dapat digunakan pada
form level (dikenal oleh semua subrutin pada form tersebut) baik pada tingkat Public maupun Private. Bagian ini biasanya terletak pada bagian teratas pada jendela koding.

21.Struktur kode pada form terdapat General Procedure, apa fungsinya ?
ans :General Procedure bagian ini merupakan subrutin maupun fungsi yang dibuat oleh pemakai. Bagian ini ditandai dengan (General), dan nama subrutin.

22.Struktur kode pada form terdapat Event Procedure, apa fungsinya ?
ans :Event Procedure bagian ini merupakan subrutin yang digunakan untuk menangani kejadian yang diakibatkan oleh aksi pemakai terhadap kontrol tertentu.

23.Apa fungsi Event Initialize pada Visual Basic ?
ans :Event ini terjadi pertama kali ketika Form dibuat dari Class-nya dan hanya sekali selama keberadaan form tersebut, Event ini digunakan untuk menginisialisasi nilai awal variabel.

24.Apa fungsi Event Terminate pada Visual BAsic ?
ans :Event ini terjadi ketika objek Form akan dimusnahkan dari memori.

25.Apa fungsi Event Load pada Visual Basic ?
ans :Event ini terjadi ketika suatu form di Load. Pada Event procedure ini anda letakkan statement yang digunakan untuk mengatur setting awal form anda, misalnya membuka file,
menginisialisasi nilai awal variabel, dan mengatur properti kontrol-kontrol pada form.

26.Apa fungsi Event QueryUnload pada Visual Basic ?
ans :Event ini terjadi ketika suatu form akan tutup, dan dapat mempelajari bagaimana pemakai menutup form tersebut dengan mempelajari parameter UnloadMode.

27.Apa fungsi Event Resize pada Visual Basic ?
ans :Event ini terjadi ketika form pertama kali ditampilkan atau ukuran dari suatu object berubah.

28.Apa fungsi Event Activate pada Visual Basic ?
ans :Event Activate terjadi ketika suatu form menjadi jendela aktif, ketika user melakukan klik pada form, atau menggunakan metode SHOW atau SETFOCUS.

29.Apa fungsi Event DeActivate pada Visual Basic ?
ans :Event DeActivate terjadi ketika suatu form menjadi jendela yang tidak aktif, dimana ketika focus bergeser ke form lain. Event ini tidak terjadi pada saat UNLOAD.

30.Apa fungsi Metoda Show pada Visual Basic ?
ans :Melakukan Load suatu Form, dan membuatnya menjadi Visible.

31.Apa fungsi Metoda Hide pada Visual Basic ?
ans :Menyembunyikan form, tetapi tidak melakukan unload.

32.Apa Pengertian Deklarasi Implicit pada Visual Basic ?
ans :Program yang tidak perlu dideklarasikan suatu variabel sebelum menggunakannya.

33.Apa Pengertian Deklarasi Explicit pada Visual Basic ?
ans :Untuk mencegah kesalahan mengetik variabel, dan Visual Basic akan selalu memberikan peringatan jika menemukan nama yang tidak
dideklarasikan terlebih dahulu sebagai suatu variabel.

34.Apa fungsi dari Select Case pada Visual Basic ?
ans :sebagai suatu alternatif terhadap If…Then…Else. Suatu Select Case statement memiliki kemampuan yang sama dengan If…Then…Else…, tetapi membuat code lebih mudah dibaca.

35.Apa fungsi Menu Bar pada Visual Basic
ans : digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project, dll

36.Apa fungsi Main Toolbar pada Visual Basic ?
ans : digunakan untuk melakukan tugas-tugas tertentu dengan cepat.

37.Apa fungsi Jendela Project pada Visual Basic ?
ans : jendela ini berisi gambaran dari semua modul yang terdapat dalam aplikasi. kita dapat menggunakan icon Toggle Folders untuk menampilkan
modul-modul dalam jendela tersebut secara di group atau berurut berdasarkan nama.

38.Apa fungsi Jendela Code pada Visual Basic ?
ans :merupakan tempat bagi anda untuk menulis koding. Anda dapat menampilkan jendela ini dengan menggunakan kombinasi Shift-F7.

39.Apa fungsi Jendela Properties pada Visual Basic ?
ans :merupakan daftar properti-properti object yang sedang terpilih. Sebagai contohnya anda dapat mengubah warna tulisan (foreground) dan warna latarbelakang (background)

40.Apa fungsi Jendela Color Palette pada Visual Basic ?
ans : fungsinya adalah fasilitas cepat untuk mengubah warna suatu object.

41.Apa fungsi Jendela Form Layout pada Visual Basic
ans : akan menunjukan bagaimana form bersangkutan ditampilkan ketika runtime.

42.Apa fungsi Metode Move pada Visual basic ?
ans :Jika suatu kontrol mendukung properti Left, Top, Width, dan Height, juga mendukung metode Move, dengannya dimana dapat mengubah beberapa atau semua properti dalam satu operasi tunggal.

43.Apa fungsi Event Drag Drop pada Visual Basic ?
ans : event ini terjadi bila tombol kiri mouse ditekan dan ditahan kemudian menyeret \ menggeser object dari satu tempat ketempat lain, kemudian melepas tombol kiri mouse tsb.

44. Apa fungsi Event Brag over pada Visual Basic ?
ans : Digunakan untuk mengubah bentuk tampilan pointer mouse saat object diseret.

45.Apa fungsi Mouse Down pada Visual Basic ?
ans : Event ini terjadi bila tombol kiri mouse ditekan dan ditahan.

46.Apa fungsi Mouse up pada Visual Basic ?
ans : Event ini terjadi bila tombol kiri mouse dilepas sehabis ditekan

47.Operator apa saja kah yang digunakan pada Visual Basic ?
ans :Operator Matematika , Perbandingan dan Logika

48.Apa - apa saja Variabel dalam Visual Basic ?
ans :-Variabel lokal dan Variabel Global

49.Apa pula Pengertian Variabel Lokal Dalam Visual Basic ?
ans :variabel yang hanya dikenal pada satu bagian program saja, nilai data yang terdapat di dalamnya hanya hidup ketika bagian program tersebut dijalankan.

50.Apa pula pengertian Variabel Global pada Visual Basic ?
ans :variabel yang dikenal pada seluruh bagian program dan waktu hidupnya selama program dijalankan.